Tampilkan postingan dengan label IPS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPS. Tampilkan semua postingan
0

Geografi : Siklus Hidrologi

Sabtu, 25 Mei 2013

Siklus Hidrologi
1. Siklus Hidrologi
Hampir semua mahkluk hidup membutuhkan air untuk memenuhi kebutuhan demi kelangsungan hidupnya. Menurut sejarah, sejak ribuan tahun sebelum masehi, para tokoh/ilmuwan seperti Hometos, Thales (650 SM), Plato (427 SM), dan Aristoteles (384 SM) telah mencoba untuk menjawab tentang asal-usul air yang ada di mata air, sungai dan lain-lainnya, tetapi belum didapatkan jawaban yang jelasdan memuaskan.
Para ilmuwan saat itu, beranggapan bahwa air ( mata air ) berasal dari persediaan yang amat luas di dalam perut bumi yang abadi sifatnya. Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan, pada kenyataannya keberadaan air di muka bumi sangat beraneka ragam dan tergantung oleh ruang dan waktu. Oleh karena itu, untuk keperluan pemahaman praktis dalam mempelajari tentang air diperlukan beberapa cabang ilmu, antara lain sebagai berikut:
a. Hidrometeorologi, yaitu ilmu yang yang paling mempelajari hubungan antara unsur-unsur meteorogi dan siklus hidrologi yang ditekankan kepada hubungan timbal balik.
b. Potamologi, yaitu ilmu yang mempelajari air yang mengalir di permukaan tanah, baik yang melalui saluran, maupun yang tidak melalui saluran.
c. Geohidrologi, yaitu ilmu yang mempelajari keberadaan, persebaran, dan gerak air di bawah permukaan tanah.
d. Limnologi, yaitu ilmu yang mempelajari tentang seluk beluk air yang berada di danau.
e. Oseanologi, yaitu ilmu yang mempelajari tentang keadaan air di lautan.
Proses siklus hidrologiadalah sebagai berikut :
1) Proses penguapan, karena adanya pemanasan matahari.
2) Uap air tertiup dan naik pada ketinggian tertentu dan akan mengembun.
3) Air turun menjadi hujan.
4) Uap air yang menjadi es di puncak pegunungan, jika terkena suhu panas akan mencair.
5) Terjadi lagi proses penguapan, begitulah secara alami dan terus menerus.
Air di muka bumi memiliki jumlah yang tetap dan selalu bergerak dalam suatu putaran secara terus-menerus yang disebut siklus hidrologi atau daur hidrologi. Hal ini terjadi akibat pengaruh sinar matahari.
Siklus Hidrologi dibedakan atas tiga jenis, yaitu :
a. Siklus air pendek
Air laut menguap kemudian melalui proses kondensasi berubah menjadi butir-butir air yang halus atau awan dan selanjutnya langsung jatuh ke laut dan akan kembali berulang menjadi hujan.
b. Siklus air sedang
Air laut menguap lalu dibawa oleh angin menuju daratan dan melalui proses kondensasi berubah menjadi awan lalu jatuh sebagai hujan di daratan dan selanjutnya meresap ke dalam tanah lalu kembali ke laut melalui sungai-sungai atau saluran-saluran.
c. Siklus air panjang
Air laut menguap, setelah menjadi awan melalui proses kondensasi, lalu terbawa oleh angin ke tempat yang lebih tinggi di daratan dan terjadilah hujan salju atau es di pegunungan-pegunungan yang tinggi. Bongkahan-bongkahan es mengendap di puncak gunung dan karena gaya beratnya meluncur ke tempat yang lebih rendah, mencair lalu mengalir melalui sungai-sungai kembali ke laut.
Air yang ada di permukaan bumi dan di udara berada dalam bentuk cair, gas, dan padat (es atau salju). Perubahan air dalam tiga bentuk ini memang sangat menakjubkan. Jika terjadi perubahan temperatur, air dapat berubah menjadi es yang disebut membeku (freezing), atau sebaliknya es akan berubah menjadi air yang disebut mencair (melting), dan air yang mencair tersebut dapat pula berubah menjadi gas melalui proses penguapan (evaporation).
2. Air Permukaan
Air permukaan adalah bagian dari air hujan yang tidak mengalami infiltrasi (peresapan), atau air hujan yang mengalami peresapan dan muncul kembali ke permukaan bumi sebagai mata air. Mata air yang muncul di permukaan bumi akan mengalir sebagai air permukaan.
Air permukaan di daratan meliputi sungai, danau, dan rawa.
a. Sungai
Sungai adalah air yang mengalir secara almiah melalui sebuah saluran alam. Pada umumnya sungai bermuara sampai ke laut atau danau-danau.
Berdasarkan asal alirannya, sungai dibedakan menjadi tiga macam.
a. Sungai Hujan
Sungai hujan ialah sungai yang mendapatkan air dari hujan.
b. Sungai Gletser
Sungai gletser adalah aliran sungai es di daerah kutub dan di daerah gunung dengan ketinggian sekitar 5.000 m di atas permukaan laut.
c. Sungai Campuran
Salju abadi yang terdapat di pegunungan tinggi mencair lalu mengalir menjadi satu aliran dengan mata air hujan yang merupakan satu aliran sungai. Sungai ini disebut sungai campuran.
Berdasarkan besar kecilnya aliran, sungai dibedakan menjadi tiga macam, yaitu sungai permanent, sungai periodik dan sungai espiodik.
a. Sungai permanen adalah sungai yang mengalir secara tetap sepanjang tahun.
b. Sungai periodik adalah sungai yang mengalir secara tidak tetap yang tergantung curah hujan. Pada saat musim kemarau, jenis sungai ini kering.
c. Sungai Espiodik adalah sungai yang debit airnya besar pada musim penghujan dan kering pada musim kemarau. Sungai-sungai seperti ini benyak terdapat di daerah-daerah yang musim kemaraunya sangat panjang dibandingkan musim penghujannya.
Beberapa tipe sungai yang arah alirannya sesuai dengan lereng daratan adalah sebagai berikut :
a. Sungai Konsekuen adalah sungai yang alirannya sesuai dengan lereng daratan.
b. Sungai Insekuen atau denritis adalah sungai yang arah alirannya teratur dan tidak terikat oleh lereng daratan.
c. Sungai Subsekuen adalah aliran anak sungai tegak lurus pada sungai konsekuen.
d. Sungai Obsekuen adalah aliran anak sungai dari sungai subsekuen, arahnya berlawanan dengan induk sungai konsekuen.
e. Sungai Resekuen adalah aliran anak sungai subsekuen, arahnya sejajar dengan induk sungai konsekuen.
f. Sungai Anancial adalah sungai yang mengalir pada permukaan secara lambat terangkat dan arah pengangkatannya berlawanan dengan arah arus sungai.
g. Sungai Compound adalah sungai yang membawa air dari daerah yang berlawanan geomorfologinya.
h. Sungai Composit adalah sungai yang mengangkut air dari daerah yang berlainan struktur geologinya.
Berbagai tipe sungai berdasarkan kaitannya dengan tanah :
a. Sungai Influent
Sungai yang mendapat imbuhan air dari air tanah melalui rembesan. Kondisi ini terjadi bila permukaan air sungai terletak di bawah permukaan air tanah.
b. Sungai Efluent
Sungai yang memberikan imbuhan air kepada air tanah. Kondisi ini terjadi bila permukaan air sungai lebih tinggi dari pada permukaan air tanah.
Secara umum, aliran sungai dibagi menjadi tiga bagian, yaitu bagian hulu, bagian tengah, dan bagian hilir.
a. Bagian hulu sungai memiliki tanda-tanda sebagai berikut :
1) Derajat terjun (Verhang) besar. Verhang adalah perbandingan antara jarak tegak (terjun) dan jarak mendatar di dua tempat pada sungai.
2) Biasanya merupakan daerah-daerah berbukit-bukit atau bergunung-gunung.
3) Terdapat kegiatan erosi dengan dasar menorah ke belakang (erosi tegak).
4) Lembahnnya berbentuk huruf V, bahkan kadang-kadang terjadi Kanyon (lembah yang dalam dan curam).
5) Banyak terdapat jeram, riam, dan pusaran air.
6) Aliran air dapat mengangkut semua material hasil erosi.
7) Proses pembentukan lembah muda terus berjalan.
b. Bagian tengah sungai dengan tanda-tanda sebagai berikut :
1) Verhang makin kecil.
2) Terdapat kegiatan erosi sisi dan samping.
3) Lembah berbentuk huruf U sehingga menjadi lebar.
4) Terdapat keseimbangan antara penorehan (erosi) dengan pengendapan.
5) Bahan material erosi yang besar diendapkan,sedangkan yang kecil masih terangkut.
6) Mulai ada kegiatan pembentukan Meander sungai atau sungai yang berkelok-kelok membentuk sudut 180° .
c. Bagian hilir sungai dengan tanda-tanda sebagai berikut :
1) Verhang kecil sekali sehingga daerahnya sangat datar dan
daerahnya mendekati permukaan laut.
2) Aliran sungai sangat lambat sehingga proses pengendapan
lumpur terus berlangsung.
3) Banyak ditemukan meander sungai (sungai yang berkelok-kelok)
4) Banyak ditemukan kali mati (oxbow lake) yang ,merupakan aliran meander yang terpotong.
5) Merupakan tempat pembentukan delta.
6) Wilayah dataran banjir (flood plain).
Besar kecilnya volume air yang mengalir (debit air sungai) dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain sebagai berikut.
1) Iklim, unsur iklim sangat berpengaruh terhadap debit air sungai. Banyaknya curah hujan (presipitasi) dan besarnya penguapan (evaporasi) sangat menentukan volume air yang ada dalam sungai.
Pada saat musim penghujan presipitasi lebih besar dibandingkan besarnya evaporasi yang mengakibatkan debit air menjadi besar bahkan terjadi luapan air atau banjir. Tetapi sebaliknya, pada musim kemarau jumlah presipitasi menurun tetapi tingkat penguapan meningkat sehingga debit air semakin kecil.
2) Daerah Aliran Sungai (DAS)
Daerah Aliran Sungai (DAS), suatu wilayah yang dibatasi igir atau batas topografi, dimana semua alirannya mengalir pada satu aliran dan keluar melalui satu pintu atau outlet. Nama DAS biasanya diberikan sesuai dengan nama sungai.
Wilayah DAS secara fisik mempunyai pembagian sebagai berikut :
a. Daerah aliran hulu
b. Daerah aliran sungai tengah
c. Daerah aliran hilir
Manfaat sungai di Indonesia :
1) Sebagai sumber irigasi pertanian
2) Sebagai sumber tenaga PLTA
3) Tempat perikanan darat
4) Penyedia bahan industri seperti PDAM
5) Penghasil bahan basngunan seperti pasir dan batu
6) Sarana Transportasi
7) Sarana kebutuhan rumah tangga
8) Sarana olah raga dan rekreasi
9) Penambah kesuburan tanah seperti tanah aluvial
b. Danau
Danau adalah genangan air yang luas di daratan.
Kriteria danau adalah :
1) Airnya cukup dalam, ada strata temperatur pada kedalaman tersebut.
2) Vegetasi yang berdaun, tidak menutupi seluruh permukaan danau, hanya berada di bagian pinggir saja.
3) Adanya suatu gelombang air.
4) Terbentuk secara alami.
Berdasarkan proses terjadinya, danau di Indonesia dapat dikelompokkan sebagai berikut :
1) Danau Tektonik, disebabkan oleh tenaga bumi,yaitu tenaga tektonik
akibat adanya pegeseran atau retakan pada lapisan batu-batuan sehingga terjadi suatu cekungan yang berisi air.
2) Danau Vulkanis, terjadi karena danya gunung berapi yang meletus dan mengeluarkan akshalasi. Danau Vulkanis ada 3 macam yaitu :
a. Danau Maar, terjadi dari bekas gunung berapi yang hanya meletus
satu kali terus mati.
b. Danau Kawah, terjadi akibat adanya kawah gunung berapi yang
meletus kemudian mengalir ke suatu tempat.
c. Danau Kaldera, terjadi karena peletusannya kuat.
3) Danau Guguran Vulkano Tektonik, terjadi karena peristiwa vulkanis dan tanah yang runtuh akibat banyaknya batu-batuan beku gunung berapi pada waktu erupsi.
4) Danau Laguna, terbentuk karena bagian tanah yang tertutup oleh
endapan air sungai yang dihanyutkan oleh air laut.
5) Danau daerah Gletser, terbentuk di daerah yang pernah tertutup es dan dikikisi oleh gletser.
6) Danau Doline, terdapat di daerah karts atau kapur. Proses terjadinya
danau doline, mula-mula air dengan mudah menerobos ke dalam tanah, pada bagian tetentu air itu tertahan oleh lapisan yang tahan air sehingga air terkumpul dan terbentuklah danau doline.
7) Danau Lembah, terjadi dari tanah-tanah bekas letusan gunung berapi.
8) Danau Buatan, adalah danau yang dibuat oleh manusia dan umumnya
disebut waduk.
Waduk dimanfaatkan manusia sebagai berikut :
1) Perikanan dan irigasi paertanian
2) Sumber PLTA
3) Penampungan air untuk mencegah banjir
4) Tempat rekreasi dan olahraga air
5) Berfungsi untuk pelayaran dan lalu lintas
c. Rawa
Rawa adalah daerah rendah yang tergenang air dan permukaan airnya
selalu tertutup oleh tumbuhan air.
Rawa terjadi karena :
a. Perkembangan pembentukan delta
b. Kenaikan air laut pada zaman es
c. Perluasan daratan yang disebabkan oleh sedimentasi akuitas
d. Erosi laut atau abrasi platform
Rawa dimanfaatkan sebagai berikut :
a. Daerah rawa menghasilkan ikan
b. Rawa dapat ditumbuhi bakau yang menghasilkan kayu bakar
c. Di tepi rawa dapat ditanami padi
d. Rawa pantai yang ditumbuhi nipah dan rumbia dapat digunakan sebagai bahan atap
Pada umumnya rawa selalu di bawah atau sama dengan permukaan air laut, sehingga airnya selalu menggenang dan permukaan airnya selalu tertutup oleh tumbuhan air. Ciri-ciri air rawa adalah airnya asam dan berwarna coklat kehitam-hitaman. Rawa di dekat laut dipengaruhi oleh pasang surutnya air laut. Air rawa yang tergenang bersifat asam.
Rawa ada 2 jenis yaitu :
1) Rawa tergenang, yaitu rawa yang airnya selalu tergenang karena
drainase
2) Rawa pasang surut, yaitu rawa yang airnya dipengarhi oleh pasang
surut air sungai dan laut
Klasifikasi rawa menurut letaknya :
1) Rawa Pantai, yaitu rawa yang terdapat di pantai.
Ciri-ciri : Airnya payau, terpengaruh air pasut dan material dasarnya
lumpur.
2) Rawa Pedalaman, yaitu rawa yang terdapat di daerah pedalaman jauh
dari pantai.
Ciri-ciri : Debit airnya terpengaruh oleh air hujan, dan material
dasarnya gambut.
Rawa bermanfaat untuk usaha perikanan darat dan tempat rekreasi
3. Air Bawah Permukaan
Air bawah permukaan adalah air yang mempunyai aliran di dalam tanah sebagai hasil serapan dari aliran permukaan. Bentuk-bentuk air tanah, yaitu sebagai berikut :
1) Air tanah, bergerak di dalam ruang dan pori-pori tanah, kemudian tersimpan di dalam lapisan kedap air.
2) Artesis, air yang terjebak dalam suatu lubang tertutup akan memancar ke permukaan apabila terjadi perbedaan energi potensial.
3) Sungai bawah tanah, aliran air yang mempunyai alur mengikuti rongga yang berhubungan dengan struktur gua atau antiklim.
4) Air kapiler, air yang masuk ke dalam tanah melalui pori-pori batuan tanpa kandungan udara.
5) Gersir, semburan air panas yang berasal dari sumber air panas di daerah yang berapi
Aliran air tanah (subsurface flow), ialah air tanah yang bergerak ke tempat yang lebih rendah dan akhirnya muncul di permukaan sebagai mata air.
Besar kecilnya debit atau keluaran air dari mata air sangat tergantung pada beberapa hal berikut :
1) Volume air tanah, semakin besar volume air tanah maka semakin besar debit mata airnya.
2) Iklim, daerah yang beriklim basah (banyak curah hujan) debit mata airnya akan lebih besar dibandingkan dengan daerah yang curah hujannya sedikit.
3) Topografi (bentuk permukaan bumi), daerah yang memilki topografi kasar memiliki mata air yang lebih banyak.
4) Jenis batuan, berkaitan dengan kemampuan batuan untuk menyerap air hujan dan kecepatan aliran air di dalam tanah.
5) Terjaganya kelestarian daerah tangkapan hujan (catchment area)
Pemanfaatan Air Tanah :
1) Untuk air minum
2) Sebagai bahan baku industri
3) Untuk keperluan irigasi
4) Perikanan
5) Pengisi kolam renang

0

Perang Dunia I dan II

Perang Dunia I

*Latar Belakang PD I

 - Persaingan daerah pemasaran dan sumber bahan baku 
        - muncul persekutuan antarnegara Eropa: 
  ~Tripple Entente[Perancis, Inggris, Russia] 
  `Tripple Alliance[Jerman, Italia, Turki] 
 - Terbunuhnya Pangeran Franz Ferdinand oleh seorang nasionalis Serbia 

* Dalam PD I, Jerman mengalami kekalahan dan harus menandatangani perjanjian Versailes,  
  28 Juni 1919. 
  Akibat: dipersempitnya wilayah pihak Sentral [Jerman, Austria, Hongaria, Turki, Bulgaria]

*Tokoh-tokoh PD I

Tokoh yang menandatangani perjanjian Versailes: 
 - Woodrow Wilson [AS]-->mengajukan 14 pasal perdamaian [Wilson's Fourteen Points] 
 - Clemencau [Prc] 
 - Loyd George [UK] 
 
* Akibat perang:

 - Lahir negara-negara baru 
 - muncul faham diktatorisme, fasisme, komunisme. 
 - dibentuk LBB(sekarang PBB atau United Nation) 
 

Perang Dunia II

*Latar Belakang PD II:

 - Benito Mussolini di Italia mempelopori gerakan fasvio de combatimento, 
   dengan cita-cita membentuk Italia Raya 
 - Adolf Hitler, Jerman. Membentuk NAZI 
 - Tenno Meiji, Jepang. Fasis Militer. 
 
*Jalannya perang:

 - 1937, Italia menduduki Abessynia dan Jerman menyerang Polandia, 1 Sept 1939. 
 - Desember 1941, Jepang membom Pearl Harbour. 
 - Prc, UK membantu Polandia menghadapi Jerman. 
 - AS terlibat menghadapi aliansi Jerman, Italia, Jepang, setelah Pearl Harbour di bom 

*Akhir Perang:
 
 - Sekutu mendaratkan pasukan di PAntai Normandia, 6 Juni 1944 
 - Jerman menyerah pada Sekutu, Mei 1955 
 - Tanggal 6 dan 9 Agustus 1945 Hiroshima dan Nagasaki di bom atom oleh AS. 
 - 14 Agustus 1945, Jepang menyerah tanpa syarat pada Sekutu 
 
*Tanggal 17 Juli-2 Agustus 1945-->Konfrensi Postdam, utk mengakhiri perang:

Isi:

 1. Jerman dibagi jadi Jerman Barat dan Jerman Timur 
 2. Jerman harus membayar pampasan perang 
  3. Angkatan perang Jerman dikurangi 
 4. Partai NAZI dihapus 
 5. Penjahat perang akan dihukum 
 
* 8 September 1951-->Perjanjian San Francisco

Isi:

 1. Jepang diperintah oleh tentara pendudukan AS 
 2. Jepang membayar pampasan perang 
 3. Daerah yang dikuasai Jepang dikembalikan ke pemiliknya 
 4. Penjahat perang akan dihukum 
 

0

Pergerakan Nasional mencapai Indonesia Merdeka

Pergerakan Nasional mencapai Indonesia Merdeka


 Pergerakan Nasional

* Latar Belakang:

* Max Havelaar karangan Douwes Dekker atau Multatuli menentang praktek tanam paksa
          di daerah Lebak, Baron van Hoevel mengkritik penyelewengan tanam paksa.
* Theodore van Deventer, menuntut penghapusan tanam paksa.
          Dikenal sebagai politik etis atau politik balas budi.
          Dilaksanakan th 1901:[edukasi, irigasi, transmigrasi]
* Untuk anak Eropa dan Bumiputera kelas atas ada sekolah [HIS, MULO, AMS,
          Kweekschool, STOVIA, THS]
* Pendidikan dianggap menaikkan status sosial anak
* Pendidikan menimbulkan golongan cendekiawan/pelajar



*Perlawanan Bangsa Indonesia
a. Sebelum tahun 1908 - bersifat lokal - tidak menggunakan organisasi modern - bergantung kepada seorang pemimpin  b. Sesudah tahun 1908 - bersifat nasional - menggunakan organisasi modern - tidak bergantung pada seorang pemimpin
* Faktor pengaruh tumbuhnya pergerakan nasional di Indonesia :
Faktor dari dalam
1. Penderitaan akibat praktek-praktek kolonialisme yang menumbuhkan perasaan senasib dan sepenanggungan
2. Politik Etis menumbuhkan golongan cendekiawan dan menjadi pelopor pergerakan nasional
Faktor dari luar 
1. Kemenangan Jepang melawan Rusia dalam perang tahun 1905
2. Adanya pergerakan nasional di negara lain seperti India, Fillipina, Cina, Turki

*Klasifikasi pergerakan nasional berdasar sifat gerakan: 
Kooperatif : Kerjasama dengan penjajah
Non-Kooperatif : tidak bekerjasama dengan paragraf

*Klasifikasi berdasar misi: 
Sifat misi - radikal [IP, PKI, PNI, Partindo, Gerindo] - moderat [PSII, PII, BU, Parindra] Prinsip perjuangan - Kooperatif [BU, PSII, Gerindo] - Non-kooperatif [PKI, PNI, Partindo] - Insidental [Parindra][ada pada saat dibutuhkan] Dasar gerakan politik - Kebangsaan [PNI, Partindo, Parindra, BU, IP, Gerindo] - Internasional [PKI] - Agama [PSII, PII]
* ORGANISASI PERGERAKAN NASIONAL
Budi Utomo Didirikan tanggal 20 mei 1908 [sekarang Hari Kebangkitan Nasional] Didirikan dr. Sutomo, dr. Ciptomangunkusumo, dan dr. Gunawan [pelajar STOVIA]


Sarekat Islam 
* Semula bernama SDI, yg didirikan di Surakarta 1909. Oleh KH. Samanhudi
* Bidang agama dan perdagangan
* 1911, SDI berubah jadi Sarekat Islam.
* Dipimpin HOS. Cokroaminoto
* Tokoh lain: H. Agus Salim, Abdul Muis. Indische Partij 
* Didirikan RM. Suwardi Suryaningrat, dr Cipto Mangunkusumo, EFE. Douwes Dekker, 1912, Bandung.
* Suwardi Suryaningrat mengkritik perayaan 100 tahun kemerdekaan Belanda dengan tulisan Als ik een Nederlander was [andai aku seorang Belanda]
* Kihajar Dewantara, dr. Cipto Mangunkusumo, Douwes Dekker, dibuang ke Belanda.
Perhimpunan Indonesia [tadinya bernama Indische vereeniging]
* Didirikan oleh pelajar Indonesia di negeri Belanda 1922.
* Tokoh: Moh. Hatta, Ahmad Subardjo, Natzir Pamontjak, Abdul Majid Joyodiningrat.
* PI menuntut Indonesia Merdeka 1926, anggota PI mengikuti Kongres Liga Anti Imperialisme di Brussel, Belgia. Pemimpin PI akhirnya ditangkap Belanda, tetapikembali dibebaskan, karen tidak terbukti bersalah
Indische Sociaal Democratische Vereeniging [ISDV] 
*Dikembangkan Sneevliet
* ISDV melakukan penetrasi ke tubuh organisasi pergerakan, antara lain SI, melalui Semaun dan Darsono.
* SI pecah jadi 2: * SI Merah condong ke paham sosialis * SI putih mempertahankan asas dan tujuan SI
* Semaun adalah pimpinan SI Merah, setelah kelusr dari SI Merah ia mendirikan PKI PKI berkaitan dengan komitern di Moscow, Uni Soviet.
* PKI mempengaruhi petani dan rakyat kecil
* 1926, pemberontakan PKI di Madiun. Oleh Alimin dan Tan Malaka, tapi gagal.
PNI 
* Didirikan tahun 1927, Bandung.
* Oleh pelajar yang tergabung dalam Algemeene Studie Club dengan ketua Ir. Soekarno.
* PNI membahayakan Belanda. Maka tokoh-tokoh PNI ditangkap dan dimasukkan dalam penjara Sukamiskin, Bandung. Dalam penjara Ir. Soekarno menulis pidato "Indonesia Menggugat"
* Ir. Soekarno diganti oleh Mr. Sartono. Mr. sartono kemudian membubarkan PNI dan membentuk Partindo.
* Moh. Hatta yang tidak setuju pembentukan Partindo membentuk PNI Baru
* Ir. Soekarno bergabung dengan Partindo.
* Ir. Soekarno ditangkap dan dibuang ke Endi, Flores. Moh. Hatta dan Syahrir dibuang ke Bandaneira.
Organisasi yang bersifat kooperatif 
* PBI, GAPI, Parindra.
Perjuangan organisasi melalui Volksraad, 1918.
Masa Gubernur Tjarda Van Starkeborgh.
Tujuan: mendapat perwakilan rakyat Indonesia dalam pemerintahan
Organisasi pergerakan dalam bidang sosial, pendidikan, keagamaan dan kewanitaan
* Muhammadiyah, Taman Siswa, INS, NU, Sekolah Kautamaan Istri, Wanita Susilo, dll
* Organisasi pemuda yang bersifat kedaerahan : Tri Koro Dharmo[yang pertama], Jong sumatranen Bond, Jong Celebes, Jong Minahasa, Jong Java, Jong Batak, Jong Pasundan,dll

*SUMPAH PEMUDA
1. 1926, Kongres Pemuda I, Surabaya. Mendirikan Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia[PPPI]  2. 28 Oktober 1928, Kongres Pemuda II
Sumpah Pemuda Kami putra putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu tanah air Indonesia Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yangsatu bangsa Indonesia Kami putra dan putri Indonesia menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia

* Pada Kongres Pemuda II, Lagu Indonesia Raya, WR. Supratman, untuk pertamakali
  dinyanyikan dengan instrumental
* Dibentangkan simbol merah putih waktu itu.



*PERANAN PERS
Organisasi pergerakan punya surat kabar sendiri: BU-->Dharmo Kondo SI-->Utusan Hindia IP-->De Express PI-->Indonesia Merdeka
0

Sejarah Kerajaan Inggris

Kerajaan Inggris adalah sebuah negara di pulau Britania Raya, yang mencakup sekitar 2/3 bagian selatannya. Selain wilayah yang kini dikenal sebagai Inggris, kerajaan ini juga mencakup Wales antara tahun 1536-1707.

Kerajaan ini dihapus pada 1707 melalui Undang-Undang Persatuan 1707 (Undang-Undang Persatuan dengan Skotlandia) dan menjadi bagian dari Kerajaan Bersatu Britania Raya.
Sejarah Kerajaan Inggris
Kerajaan Britania Raya, juga dikenal sebagai Kerajaan Bersatu Britania Raya, diciptakan melalui penggabungan Kerajaan Skotlandia dan Kerajaan Inggris di bawah Undang-Undang Persatuan 1707 untuk menciptakan sebuah kerajaan tunggal yang terdiri dari seluruh pulau Britania Raya.

Sebuah parlemen tunggal dan pemerintahan yang berpusat di Westminster, London mengatur seluruh kerajaan ini. Kedua bekas kerajaan mempunyai bagian dalam monarki yang sama sejak Raja James VI dari Skotlandia menjadi Raja James I dari Inggris pada 1603.

Sejak 1707, sebuah takhta Britania gabungan menggantikan takhta Skotlandia dan Inggris dan sebuah parlemen gabungan menggantikan parlemen Skotlandia dan Inggris. Skotlandia dan kerajaan Inggris sama-sama diberikan kursi dalam House of Commons dan House of Lords di parlemen baru.

Kerajaan ini kemudian digantikan oleh Kerajaan Bersatu Britania Raya dan Irlandia pada 1801 ketika Kerajaan Irlandia dimasukkan dengan diberlakukannya Undang-Undang Persatuan 1801.

Daftar raja dan ratu Britania Raya antara lain :

* Anne (1707-1714)
* George I (1714-1727)
* George II (1727-1760)
* George III (1760-1801), meneruskan diri sebagai Raja Kerajaan Bersatu (United Kingdom) hingga 1820.

Agama yang dominan di wilayah kerajaan Inggris adalah Kristen 71.6%, diikuti agama lain, seperti Islam 3.1%, Hindu 1.1%, Sikh 0.7%, Jewish 0.5%, Budha 0.3%, Tidak Beragama 14.6%. Inggris sangat kental dengan tradisi aslinya yang berhubungan dengan kerajaan.

Modernism berkembang sangat pesat di kerajaan Inggris, dimana termasuk negara yang mengawali dunia modern. Adapun yang dominan di Negara ini adalah Teknologi, terutama Industri berat.

Inggris sudah melewati masa modern dan masuk ke postmodernism, masyarakat sudah mulai memikirkan keadaan bumi, hewan dan lain sebagainya. Sebagai contoh, kepedulian terhadap lingkungan hidup seperti greenpeace dan lain sebagainya.

Ras yang dominan di kerajaan Inggris adalah 90% Kulit Putih, diikuti 5.3% Asia Selatan, 2.7% Kulit Hitam, 1.6% Campuran, 0.7% Cina, 0.6% Lainnya. Negara ini berbentuk pulau yang cukup besar yang terdiri dari banyak pantai dan pelabuhan serta dataran rendah yang luas dan perkotaan.

Seratus dari 500 perusahaan terbesar di Eropa berada di Inggris. Oleh karenanya, kerajaan Inggris merupakan pusat ekonomi dunia, terutama dalam bidang industri kimia, obat-obatan dan Software. Wajar saja, rata-rata masyarakatnya berpendidikan tinggi, setidaknya Diploma atau sarjana.

Sarjana sangat dominan di Negara ini, mengingat sarana yang lebih dari memadai serta jaminan pendidikan. Mata pencaharian masyarakatnya antara lain : olahragawan (terutama sepak bola), Karyawan, Nelayan, Petani. Meski demikian, profesi karyawan sangat dominan terutama di bidang jasa.
0

Materi Pelajaran IPS SMP Kelas 7, Lingkungan Kehidupan Manusia

Lingkungan Kehidupan Manusia | Materi Pelajaran IPS SMP Kelas 7

Lingkungan Kehidupan Manusia
Ringkasan Materi
  • Keaneka ragaman bentuk muka bumi disebabkan oleh tenaga geologi yang berasal dari luar maupun dari dalam
  • Tenaga geologi yang berasal dari dalam (endogen) dikenal dengan tektonisme yang melahirkan bentuk-bentuka alam, seperti lipatan, patahan, palung, pegunungan dasar samudra, dan sebagainya.
  • Teori tektonik lempeng dikemukakan pertama kali oleh Alfred Wegener dan didukung oleh Harry Hass.
  • Teori tektonik lempeng berasumsi bahwa lempeng litosfer bergerak di atas lapisan cair yang panas (astenosfer). Astenosfer dapat menggerakkan lempeng diatasnya, karena adanya arus-arus konfeksi.
  • Gunung api merupakan bentukan yang dihasilkan oleh tumbukan antara lempeng yang berlangsung cepat.
  • Jenis letusan gunung api dapat dibedakan berdasarkan kekuatan letusan yaitu erupsi, efusif, dan erusi eksplosif; berdasarkan proses keluarnya magma yaitu erupsi sentral, erupsi linear, dan erupsi areal, berdasarkan penyebab terjadinya letusan adalah erupsi magmatic dan erupsi preatik.
  • Beberapa bentuk material letusan gunung api antara lain, lava, gas, dan material padat.
  • Pada umumnya gunung api mengalami masa aktif dan istirahat. Selama masa istirahat gunung api mengalami beberapa gelajal yang disebut sebagai pasca vulkanik.
  • Selain gunung api, gejala yang dapat dirasakan dari adanyatenaga endogen adalah gempa bumi.
  • Kekuatan gempa dapat diukur dengan alat berupa seismograf.
  • Tenaga eksogen dan endogen menghasilkan berbagai jenis batuan, diantaranya batuan beku, batuan metamorf, dan batuan sendimen.
  • Tenaga eksogen adalah tenaga yang berasal dari luar bumi, pencetusnya terdiri dari atmosfer, hidrosfer, dan biosfer. Tenaga eksogen ini terdiri dari pelapukan batuan, erosi, dan sendimen.
  • Tenaga geologi berdampak positif dan negative terhadap kehidupan dimuka bumi.
  • Tradisi peninggalan masa prasejarah yang masih dapat ditemui pada masyarakat Indonesia antara lain, tradisi bercocok tanam, pembuatan gerabah, pakaian kulit kayu, rumah tempat tinggal, dan upacara ritual kepercayaan.
  • Pembagian zaman prasejarah dibagi atas tiga masa. Pembagian ini berdasarkan pada perkembangan kebudayaan masyarakatnya. Ketiga masa itu adalah masa berburu dan masa meramu, bercocok tanam, dan perundagian.
  • Jejak-jejak sejarah juga dapat ditemui dalam bentuk benda-benda peninggalan masa lalu seperti bangunan, alat-alat yang digunakan sehari-hari dan tulisan atau buku.
Sekian dulu ringkasan materi Lingkungan Kehidupan Manusia untuk Pelajaran IPS kelas 7.
Jika Anda ingin menguji kemampuan untuk menghadapi Soal-soal dari materi tersebut, silahkan: KERJAKAN SOAL INI
0

Sejarah Hidup Perjuangan Jendral Sudirman


Jendral Sudirman
 Setelah menulis tentang sejarah Pangeran Diponegoro pada postingan sebelumnya, kali ini saya ingin menulis lagi tentang sejarah hidup perjuangan salah seorang pahlawan kita yang juga sangat terkenal dan besar jasanya yaitu Jendral Sudirman.

Jendral Sudirman - PAHLAWAN PEMBELA KEMERDEKAAN
Dengan Surat Keputusan Presiden R.I. No,025/TK/Tahun 1970, tanggal 20 Mei 1970

Lahir    :
Di Bodas Karangjati Purbalingga, tanggal 24 Januari 1916

Pendidikan :
   1. Sekolah Guru Muhamadiyah Sola, belum tamat
   2. Mengikuti Pendidikan tentara PETA di Bogor



Kegiatan :
  •     Menjadi guru Muhammadyah di Cilacap, sebagai anggota Muhamadiyah dan giat dalam organisasi pramuka
  •     Pada Zaman Jepang, ia banyak mencurahkan perhatian pada masalah sosial. Ia mendirikan koperasi untuk menolong rakyat dari bahaya kelaparan.
  •     Sebagai anggota Badan Pengurus Makanan Rakyat dan anggota DPR keresidenan Banyumas
  •     Sebagai komandan batalyon di Kroya, yang bersikap tegas dan sering memprotes tindakan tentara Jepang yang berbuat sewenang-wenang dan bertindak kasar terhadap anak buahnya
  •     Setelah Indonesia merdeka, ia berhasil merebut senjata pasukan Jepang di Banyumas
  •     Sesudah TKR terbentuk, sebagai Panglima Divisi V/Banyumas. Dan memimpin anggota tantara TKR dalam pertempuran melawan Inggris di Ambarawa
  •     Dalam Konfrensi TKR tanggal 12 November 1945, Sudirman diangkat menjadi Panglima Besar TKR
  •     Waktu Belanda melaksakan Agresi Militer II, ia sedang sakit. Tetapi tetap memimpin anak buahnya kurang lebih 7 bulan lamanya bergrilya di hutan-hutan dan gunung-gunung. Pulang dari medan gerilya karena masih sakit, ia tidak dapat memimpin Angkatan Perang secara Langsung, tetapi buah pikirannnya selalu dibutuhkan Pemerintah, terutama dalam menghadapi Konferensi Meja Bundar

Wafat :
Jendral Sudirman meskipun sakit keras tetap berjuang dengan ditandu, ia berangkat memimpin pasukan untuk melakukan perang gerilya. Kurang lebih selama tujuh bulan ia berpindah-pindah dari hutan yang satu ke hutan yang lain, dari gunung ke gunung dalam keadaan sakit dan lemah sekali sementara obat juga hampir-hampir tidak ada. Tapi kepada pasukannya ia selalu memberi semangat dan petunjuk seakan dia sendiri tidak merasakan penyakitnya. Namun akhirnya ia harus pulang dari medan gerilya, ia tidak bisa lagi memimpin Angkatan Perang secara langsung, tapi pemikirannya selalu dibutuhkan.
Di Magelang pada tanggal 29 Januari 1950, dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Semaki, Yogyakarta..
0

Biografi R.A.Kartini dan Profil Lengkap

Hari ini tanggal 21 April 2013....jadi saya teringat hari ini adalah hari Kartini,maka kali ini saya posting kan Biografi R.A.Kartini,utuk mengingat kan kita betapa besar nya jasa nya untuk Indonesia dan perempuan" di negara kita ini. Seperti yang kita ketahui Kartini adalah seorang tokoh suku Jawa dan Pahlawan Nasional Indonesia, beliau juga dikenal sebagai pelopor kebangkitan perempuan pribumi.

Untuk lebih jelasnya siapa ibu kita kartini? Berikut biodatanya:

Nama Lengkap : Raden Adjeng Kartini
Nama Panggilan : Raden Ayu Kartini
Tanggal Lahir : 21 April 1879
Tempat Lahir : Jepara, Jawa Tengah, Hindia Belanda
Meninggal : 17 September 1904 (umur 25) di Rembang, Jawa Tengah, Hindia Belanda
Dikenal karena : Emansipasi wanita
Agama : Islam
Pasangan : R.M.A.A. Singgih Djojo Adhiningrat

  Sebuah Biografi Kartini

Raden Adjeng Kartini adalah seseorang dari kalangan priyayi atau kelas bangsawan Jawa, putri Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, bupati Jepara. Ia adalah putri dari istri pertama, tetapi bukan istri utama. Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Telukawur, Jepara. Dari sisi ayahnya, silsilah Kartini dapat dilacak hingga Hamengkubuwana VI.


R.A. Kartini
Ayah Kartini pada mulanya adalah seorang wedana di Mayong. Peraturan kolonial waktu itu mengharuskan seorang bupati beristerikan seorang bangsawan. Karena M.A. Ngasirah bukanlah bangsawan tinggi, maka ayahnya menikah lagi dengan Raden Adjeng Woerjan (Moerjam), keturunan langsung Raja Madura. Setelah perkawinan itu, maka ayah Kartini diangkat menjadi bupati di Jepara menggantikan kedudukan ayah kandung R.A. Woerjan, R.A.A. Tjitrowikromo.

Kartini adalah anak ke-5 dari 11 bersaudara kandung dan tiri. Dari kesemua saudara sekandung, Kartini adalah anak perempuan tertua. Kakeknya, Pangeran Ario Tjondronegoro IV, diangkat bupati dalam usia 25 tahun. Kakak Kartini, Sosrokartono, adalah seorang yang pintar dalam bidang bahasa. Sampai usia 12 tahun, Kartini diperbolehkan bersekolah di ELS (Europese Lagere School). Di sini antara lain Kartini belajar bahasa Belanda. Tetapi setelah usia 12 tahun, ia harus tinggal di rumah karena sudah bisa dipingit.

Karena Kartini bisa berbahasa Belanda, maka di rumah ia mulai belajar sendiri dan menulis surat kepada teman-teman korespondensi yang berasal dari Belanda. Salah satunya adalah Rosa Abendanon yang banyak mendukungnya. Dari buku-buku, koran, dan majalah Eropa, Kartini tertarik pada kemajuan berpikir perempuan Eropa. Timbul keinginannya untuk memajukan perempuan pribumi, karena ia melihat bahwa perempuan pribumi berada pada status sosial yang rendah.

Kartini banyak membaca surat kabar Semarang De Locomotief yang diasuh Pieter Brooshooft, ia juga menerima leestrommel (paket majalah yang diedarkan toko buku kepada langganan). Di antaranya terdapat majalah kebudayaan dan ilmu pengetahuan yang cukup berat, juga ada majalah wanita Belanda De Hollandsche Lelie. Kartini pun kemudian beberapa kali mengirimkan tulisannya dan dimuat di De Hollandsche Lelie. Dari surat-suratnya tampak Kartini membaca apa saja dengan penuh perhatian, sambil membuat catatan-catatan. Kadang-kadang Kartini menyebut salah satu karangan atau mengutip beberapa kalimat. Perhatiannya tidak hanya semata-mata soal emansipasi wanita, tapi juga masalah sosial umum. Kartini melihat perjuangan wanita agar memperoleh kebebasan, otonomi dan persamaan hukum sebagai bagian dari gerakan yang lebih luas. Di antara buku yang dibaca Kartini sebelum berumur 20, terdapat judul Max Havelaar dan Surat-Surat Cinta karya Multatuli, yang pada November 1901 sudah dibacanya dua kali. Lalu De Stille Kraacht (Kekuatan Gaib) karya Louis Coperus. Kemudian karya Van Eeden yang bermutu tinggi, karya Augusta de Witt yang sedang-sedang saja, roman-feminis karya Nyonya Goekoop de-Jong Van Beek dan sebuah roman anti-perang karangan Berta Von Suttner, Die Waffen Nieder (Letakkan Senjata). Semuanya berbahasa Belanda.

Oleh orangtuanya, Kartini disuruh menikah dengan bupati Rembang, K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat, yang sudah pernah memiliki tiga istri. Kartini menikah pada tanggal 12 November 1903. Suaminya mengerti keinginan Kartini dan Kartini diberi kebebasan dan didukung mendirikan sekolah wanita di sebelah timur pintu gerbang kompleks kantor kabupaten Rembang, atau di sebuah bangunan yang kini digunakan sebagai Gedung Pramuka.

Anak pertama dan sekaligus terakhirnya, R.M. Soesalit, lahir pada tanggal 13 September 1904. Beberapa hari kemudian, 17 September 1904, Kartini meninggal pada usia 25 tahun. Kartini dimakamkan di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Rembang.

Berkat kegigihannya Kartini, kemudian didirikan Sekolah Wanita oleh Yayasan Kartini di Semarang pada 1912, dan kemudian di Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon dan daerah lainnya. Nama sekolah tersebut adalah "Sekolah Kartini". Yayasan Kartini ini didirikan oleh keluarga Van Deventer, seorang tokoh Politik Etis.

Buku Raden Ajeng Kartini
  • Habis Gelap Terbitlah Terang
  • Surat-surat Kartini, Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya
  • Letters from Kartini, An Indonesian Feminist 1900-1904
  • Panggil Aku Kartini Saja
  • Kartini Surat-surat kepada Ny RM Abendanon-Mandri dan suaminya
  • Aku Mau ... Feminisme dan Nasionalisme. Surat-surat Kartini kepada Stella Zeehandelaar 1899-1903

Peringatan Hari Kartini

Presiden Soekarno mengeluarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No.108 Tahun 1964, tanggal 2 Mei 1964, yang menetapkan Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional sekaligus menetapkan hari lahir Kartini, tanggal 21 April, untuk diperingati setiap tahun sebagai hari besar yang kemudian dikenal sebagai Hari Kartini....
0

Pranata Sosial

  1. A. Ciri dan Fungsi Pranata Sosial
1. Pengertian Pranata Sosial
Pranata sosial merupakan terjemahan dari sosial institution, walaupun para sarjana sosiologi belum mempunyai kata sepakat tentang hal itu. Karena sosial institusional selain diartikan pranata sosial, juga diartikan bangunan sosial yang merupakan terjemahan dari soziale gebilde (bahasa jerman), bahkan ada pula yang mengartikan lembaga kemasyarakatan.
Beberapa definisi pranata sosial menurut ahli sosiologi adalah sebagai berikut
  • Koenjaraningrat (1990), berpendapat bahwa pranata sosial merupakan unsur-unsur yang mengatur perilaku para warga masyarakat yang saling berinteraksi.
  • Soekanto (1987), berpendapat bahwa pranata sosial merupakan lembaga kemasyarakatan yang lebih menunjukan suatu bentuk dan sekaligus mengandung pengertian-pengertian abstrak perihal adanya norma-norma dan peraturan tertentu yang menjadi cirri dari sautu lembaga.
  • Mac Iver dan Charles (1988), berpendapat bahwa pranata sosial merupakan lembaga kemasyarakatan sebagai tata cara suatu prosedur yang telah diciptakan untuk mengatur hubungan antar manusia dalam suatu kelompok kemasyarakatan atau sosial.
  • Dan masih banyak pendapat-pendapat lain yang dikemukakan oleh para ahli sosiologi lainnya.
Pranata sosial bertujuan untuk memenuhikebutuhan-kebutuhan pokok manusia,pada dasar mempunyai beberapa fungsi sebagai :

1)����� Memberikan pedoman pada anggota masyarakat, bagaimana mereka harus bertingkahlaku atau bersikap di dalam menghadapi masalah-masalah dalam masyarakat, terutama yang menyangkut kebutuhan-kebutuhan.

2)����� Menjaga keutuhan masyarakat

3)����� Memberikan pegangan kepada masyarakat untuk mengadakan system pengendalian sosial (sosial control ). Artinya system pengawasan masyarakat terhadap tingkahlaku anggota-anggotanya.
Fungsi-fungsinya diatas menyatakan bahwa apabila seseorang hendak mempelajari kebudayaan dan masyarakat tertentu maka harus pula memperhatikan secara teliti lembaga-lembaga kemasyarakatan di masyarakat yang bersangkutan.

2. Ciri-ciri Pranata Sosial
Secara lengkap ciri-ciri pranata sosial diberikan oleh Gillin and Gillin dalam General features of institution diuraikan secara umum sebagai berikut:

1)����� Suatu lembaga kemasyarakatan adalah organisasi pola-pola pemikiran dan pola-pola perilaku yang terwujud melalui aktivitas-aktivitas kemasyarakatan dan hasil-hasilnya.

2)����� Suatu tingkat kekekalan tertentu merupakan cirri dari semua lembaga kemasyarakatan.

3)����� Lembaga kemasyarakatan mempunyai satu atau beberapa tujuan tertentu.

4)����� Lembaga kemasyarakatan mempunyai alat-alat perlengkapan yang dipergunakan untuk mencapai tujuan lembaga bersangkutan seperti bangunan, peralatan, mesin dan lain sebagainya.

5)����� Lambang- lambang juga merupakan cirri khas dari lembaga-lembaga kemasyarakatan.

6)����� Suatu kembaga kemasyarakatan mempunyai tradisi tertulis ataupun tidak tertulis yang merumuskan tujuan, tata tertib yang berlaku,dan lain-lain.
Selain ciri-ciri,lembaga sosial mempunyai sifat-sifat umum seperti, menurut Harjono (1986:139) sebagai berikut:

1)����� Pranata sosial berfungsi sebagai satu unit dalam system kebudayaan yang merupakan satu kesatuan bulat.

2)����� Pranata sosial biasanya mempunyai berbagai tujuan yang jelas

3)����� Pranata sosial biasanya relative kokoh

4)����� Pranata sosial dalam melakukan fungsinya sering mempergunakan hasil kebudayaan material

5)����� Sifat karakteristik yang ada pada pranata sosial adalah lambang,dan

6)����� Pranata sosial biasanya mempunyai tradisi tertulis atau lisan yang jelas
Beberapa syarat pranata atau lembaga� menurut Suhardi� (1987 : 66-67) yaitu :

1)����� Harus memiliki aturan atau norma hidup dalam ingatan atau yang tertulis.

2)����� Aktitas-aktivitas bersama itu harus memiliki suatu system hubungan yang didasarkan atas norma-norma tertentu.

3)����� Aktitas-aktivitas bersama itu harus memiliki tujuan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan tertentu yang didasari dan dipahami oleh kelompok masyarakat bersangkutan.

4)����� Harus memiliki peralatan dan perlengkapan.
Dengan demikian bahwa pranata atau lembaga merupakan kelompok individu yang memiliki norma dan berhubungan secara langgeng, dimana anggotanya memiliki fungsi masing-masing untuk mendukung fungsi pranata itu sendiri

3. Tipe-tipe Pranata Sosial
Tipe-tipe pranata sosial dapat diklasifikasikan dari berbagai sudut pandang. Menurut Gillin dan Gillin pranata sosial dapat diklasifikasikan sebagai berikut :

1)����������� Crescive institusions dan enacted institutions merupakan klasifikasi dari sudut perkembangan. Crescive institusions disebut juga lembaga-lembaga paling primer, lembaga yang tak sengaja tumbuh dari adapt istiadat masyarakat. Contoh hak milik, agama, dan seterusnya. Sedangkan enacted institusions dengan sengaja dibentuk untuk memenuhi tujuan tertentu. Misalnya lembaga utang piutang, lembaga perdagangan, dan lain- lain.

2)����������� Dari sudut nilai yang diterima dari masyarakat, timbul klasifikasi lembaga sosial berdasarkan basic institusions dan subsidiary. Basic institusions dianggap sebagai lembaga sosial yang sangat penting untuk memelihara dan mempertahankan tata tertib,misalnya keluarga, sekolah-sekolah Negara, dan sebagainya. Subsidiary institusions dianggap yang kurang penting, seperti misalnya kegiatan rekreasi.

3)����������� Dari sudut penerimaan masyarakat dapat dibedakan approved atau sosial sanctioned instiitutions dengan unsanctioned institusions. Apporoved atau sosial sancationed institusional adalah lembaga-lembaga yang diterima masyarakat seperti sekolah, perusahaan dagang dan lain-lain.unsanctioned institutions yang ditolak keberadaannya oleh masyarakatitu sendiri tidak berhasil memberantasnya. Misalnya kelompok penjahat, perampok dan lain-lain.

4)����������� Perbedaan antara general institusions dengan restricted institutions timbul apabila klasifikasi terebut berdasarkan pada fektor-penyebabnya.misalnya agama adalah suatu general institutions karena hamper dikenal oleh seluruh masyarakat di dunia.sedangkan agama islam, kristen,budha,hindu dan lain-lain. Merupakan restected institutions yang dianut oleh masyrakat-masyarakat dunia.

5)����������� Dilihat dari fungsi lembaga sosial dibedakan oleh operative institutions atau regulative institutions. operative institutions berfungsi sebagai lembaga yang menghimpun pola-pola atau tata cara yang diperlukan untuk mencapai tujuan lembaga yang bersangkutan, seperti lembaga industri. Sedangkan regulative institutions bertujuan untuk mengawasi adapt istiadat atau tata kelakuan yang tidak menjadi bagian mutlak lembaga itu sendiri.

4. Perubahan Pranata Sosial
Kebudayan pranata sosial dalam kehidupan masyarakat,bukanlah merupakan sesuatu yang bersifat statis. Karena fungsinya untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan manusia yang beraneka ragam selalu berubah-ubahmaka pranata sosial pun dapat mengalami perubahan nya sulit dilakukan. Hal ini sangat tergantung pada beberapa hal seperti:

1)����� Proses internalisasi pranata sosial yang dialami sejak lahir sampai meninggal,merupakan proses yang relative lama.

2)����� Karena adanya control sosial, yang ada dasarnya merupakan suatu mekanisme dalam kehidupan masyarakat yang dijalankan untuk menjamin agar individu mematuhi norma-norma yang berlaku.
Karena itu walaupun pranata sosial dapat berubah tetapi dalam kenyataan Perubahan sosial dalam masyarakat berdampak pada adanya perkembangan pada pranata sosial baru dalam sistemem aspek kehidupan masyarakat.. Pranata-pranata sosial tersebut membawa kemajuan dan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, tetapi disisi lain melahirkan perubahan dalam pola hidup masyarakat yang tidak sedikit membawa akses negative didalamnya.
Beberapa perubahan pranata sosial yang dapat kita amati sebagai berikut:

1)����� Dalam bidang ekonomi, munculnya supermarket, berdirinya bank-bank dengan berbagai fasilitas pelayanannya. Kondidi semacam ini membentuk pola hidup masyarakat tradisional berubah menjadi masyarakat modern.

2)����� Dalam bidang sosial, timbulnya organisasi-organisasi yang banyak menampung kegiatan remaja sesuai dengan minta dan bakatnya, seperti organisasi pencinta alam, basket, dan modeling.

3)����� Dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, munculnya berbagai pranata baru yang menggantikan pranata tradisional, seperti teknologi transportasi dan informasi (komputer dan internet).

4)����� Dalam bidang seni budaya, tumbuh pesatnya tempat-tempat hiburan dan kelompok-kelompok seni budaya, yang menggelar seni modern seperti bertambahnya setasiun TV swasta, sanggar seni modern, diskorik. Penomena ini melahirkan pola budaya baru yang secara tidak dasar telah mengubah pola kebudayaan lama.

5)����� Dalam bidang politik, demokratisasi mulai muncul mengeser budaya parochial yang sudah lama dikenal oleh masyarakat Indonesia.

6)����� Dalam pranata keluarga mulai dilihat adanya pergeseran peran seorang ibu yang� setelah adalah perubahan sosial, seorang ibu tidak hanya sebagai ibu rumah tangga saja tetapi juga bisa memiliki karier.

5. Cara dan Manfaat Mempelajari Pranata Sosial
Keberadaan proses sosial sangat penting dalam rangka memenuhi kebutuhan manusia dan menciptakan kehidupan yang teratur dari hubungan-hubungan antarmanusia dalam masyarakat.. untuk itu sebagai anggota masyarakat yang baik sangat penting untuk memepelajari dan menelitinya. Dalam meneniliti pranata sosial, banyak ahli sosiologi memberikan beberapa pendekatan yang bias digunakan terhadap masalah tersebut sebagai berikut :

1)����� Analisis secara histories, bertujuan untuk meneliti sejarah timbul dan berkembangnya suatu lembaga kamasyarakat atau pranata sosial tertentu. Misalnya, diselidiki asal mula serta berkembang lembaga demokrasi,dll.

2)����� Analisis komparatif, bertujuan menelaah suatu lembaga kemasyarakatan tertentu dalam berbagai masyarakat berlainan atau lapisan sosial masyarakat.misalnya, bentuk-bentuk milik,dll.

3)����� Analisis fungsional,yaitu dengan jalan menganalisis hubungan antar lembaga-lembaga di dalam masyarakat tertentu.
Ada beberapa manfaat yang dapat diperoleh dalam mempelajari pranata sosial, diantaranya:

1)����� Dapat mengerti dan memehami pranata sosial yang ada.

2)����� Memperoleh pengetahuan tentang keserasian antar norma dan berbagai bidang sehari-hari.

3)����� Dapat mengetahui hubungan antar pranata sosial.

4)����� Dapat mengetahui tatanan pranata sosial secara keseluruhan.
  1. B. Proses Pertumbuhan Pranata Sosial
    1. Norma Sosial
Norma dalah wujud konkrit dari nilai yang merupakan pedoman, berisi keharusan bagi individu atau masyarakat.

Norma dianggap positif apabila dianjurkan atau diwajibkan oleh lingkungan sosialnya. Sedangkan norma dianggap negatif, apabila tindakan atau prilaku seseorang dilarang dalam lingkungan sosialnya. Karena norma sosial sebagai ukuran untuk berperilaku sehingga individu dapat menyesuaikan diri dengan norma yang telah disepakati, maka diperlukan sanksi bagi individu yang melanggar norma. Karena seseorang yang melanggar norma harus diberikan penyadaran bahwa perbuatannya tersebut tidak sesuai dengan aturan.

Norma-norma yang terdapat di dalam kehidupan masyarakat mempunyai kekuatan mengikat yang berbeda-beda. Ada norma yang lemah kekuatan mengikatnya, adajuga yang kuat. Berkenaan hal tersebut dikenal ada empat pengertian norma, sebagai berikut :

1)����� Cara (usage), penyimpangan terhadap cara tidak akan mendapat hukuman yang berat, tetap hanya celaan. Contohnya orang yang makan bersuara, cara makan tanpa sendok dan garpu.

2)����� Kebiasaan (folkways), perbuatan yang berulang-ulang sehingga menjadi kebiasasan. Kebiasaan mempunyai kekuatan mengikat dibandingkan cara. Bila tidak dilakukan dianggap menyimpang dari kebiasaan umum dan masyarakat. Memberi hormat kepada orang lain yang lebih tua, mendahulukan kaum wanita waktu antri dan sebagainya.

3)����� Tata kelakuan (mores), kebiasaan yang dianggap tidak hanyasebagai perilaku saja, tetapi diterima sebagai norma-norma pengatur.

4)����� Adat istiadat (costum), yaitu tata kelakuan yang menyatu dengan pola-pola perilaku masyarakat dan memiliki kekuatan mangikat yang lebih.bila dilanggar akan mendapat sanksi keras dari masyarakat.
Dalam masyarakat dikenal beberapa norma yang mengatur pola perilakusetiap individu sebagai berikut :

1)����� Norma tidak tertulis yang dilakukan (informal) masyarakat dan telah melembaga, yang lambat laun akan berupa peraturan dan tertulis pula, walupun sifatnya tidak baku tetapi tergantung pada kebutuhan saat masyarakat, hal ini berupa gabungan dari folk-sway dan mores,seperti kebutuhan keluarga, cara membesarkan anak. Dari lembaga terkecil sampai masyarakat, akan mengenal norma prilaku, nilai cita-cita dan system hubungan sosial. Karena itu suatu lembaga mencakup :
  1. Seperangkat pola prilaku yang telah distandarisasi dengan baik
  2. Serangkaian tata kelakuan, sikapdan nilai-nilai yang mendukung,dan
  3. Sebentuk tradisi, ritual, upacara simbolik dan pakaian adapt serta perlengkapan yang lain.
2)����� �Norma tertulis (formal), biasanya dalam bentuk peraturan atau hokum yang telah yang telah dibakukan dan berlaku dimasyarakat. Contoh :
  1. Norma yang umum berhubungan dengan kepentingan dan ketentraman warga masyarakat banyak.seperti mengganggu gadis yang lewat dll.
  2. Norma itu bertujuan mengatur dan menegakan kehidupan masyarakat, agar meresa tentram dan aman dari segala gangguan yang dapat merasahkan.
3)����� Tindakan atau perbuatan yang dilakukan individu atau sekelompok� masyarakat� berupa isenga atau meniru tindakan orang lain. Contohnya: individu meniru pakaiannya atau penampilan kelompok musik tentunya.
Berdasarkan klasifikasi diatas, ada beberapa norma yang umumnya berlaku dalam kehidupan suatu masyarakat, sebagai berikut.
1)����� Norma kesopanan / etika, adalah norma yang berpangkal pada aturan tingkah laku yang diakui masyarakat, seperti cara berpakaian, cara bersikap dan berbicara dalam pergaulan. Contohnya : memakai pakaian yang minim bagi perempuan tidak umum adalah tidak sopan.
2)����� Norma kesusilaan, norma ini mengatur bagaimana seseorang dapat berperilaku secara baik dengan pertimbangan moral atau didasarkan pada hari nurani atau ahlak manusia. Contohnya : tindakan pembunuhan atau perkosaan tentu banyak ditolak oleh masyarakat dimanapun, bagi masyarakat Indonesia berciuman di depan masyarakat umum dianggap melanggar norma susila, walaupun mereka pasangan suami istri.
3)����� Norma agama, didasarkan pada ajaran atau akidah suatu agama.dalam agama terdapat perintah dan larangan yang harus dijalankan pemeluknya.
4)����� Norma hukum, merupakan jenis norma yang paling jelas dan kuat ikatannya karena merupakan norma yang baku. Didasarkan pada perintah dan larangan yang mengatur tata tertib dalam suatu masyarakat dengan ketentuan yang sah dan terdapat penegak hokum sebagai pihak yang berwenang menjatuhkan sanksi. Contohnya : seorang terdakwa melakukan pembunuhan terancana divonis oleh hakim dengan dikenakan hukuman minimal 15 tahun.
5)����� Norma kebiasaan,didasrkan pada hasil perbuatan yang dilakukan berulang-ulang dalam bentuk yang sama� sehingga manjadi sautu kebiasaan. Contohnya : mudik di hari raya.
Selain hal-hal diatas, agar aturan-aturan atau norma-norma sosial dapat diterapkan dalam kehidupan masyarakat, maka norma-norma tersebut harus melembaga (institutionalized). Agar norma sosial biasa melembaga, maka sebagai berikut.
a)����� Diketahui
b)����� Dipahami
c)����� Ditaati
d)����� Dihargai
  1. Sistem pengendalian sosial
Didalam kehidupan sehari-hari system pengendalian sosial atau sosial control seringkali diartikan sebagai pengawasan oleh masyarakat terhadap jalannya pemerintahan, khususnya pemerintahan beserta aparaturnya.
Control sosial atau pengendalian sosial terutama bertujuan untuk mencapai keserasian antara stabilitas dengan perubahan-perubahan yang terjadi dalam masyarakat.
Dari sudut sifatnya dapatlah dikatakan bahwa pengendalian sosil dapat bersifat preventif atau represif atau bahkan kedua-duanya.
���� Preventif merupakan suatu usaha pencegahan terhadap terjadinya gangguan-gangguan pada keserasian antara kepastian dengan keadilan.Misalnya melalui proes sosialisasi, pendidikan formal atau informal.
���� �Sedangkan usaha-usah represif bertujuan untuk mengembalikan keserasian yang pernah mengalami gangguan. Misalnya penjatuhan sanksi terhadap warga masyarakat yang melanggar atau menyimpang dari kaidah-kaidah yang berlaku.
Suatu proses control sosial dapat dilaksanakan dengan berbagai cara seperti cara-cara tanpa kekerasan (persuasive) ataupun dengan paksaan (coersive):
Selain cara tersebut dikenal pula teknik-teknik compulsion dan pervasion:
���� Compulsion, diciptakan situasi demikian rupa, sehinggan seseorang terpaksa taat atau mengubah sikapnya, yang menghasilkan kepatuhan secara tidak langsung.
���� Pervasion, norma yang ada di ulang-ulang penyampaiannya sedemikian rupa, dengan harapan bahwa hal tersebut masuk dalam aspek bawah sadar seseorang.dengan demikian orang tersebut akan mngubah sikapnya sehingga serasi dengan hal-hal yang diulang-ulang penyampaiannya itu.
C. Pranata Sosial Yang Ada Dalam Kehidupan Masyarakat
  1. Pranata keluarga
a. Definisi
Pranata keluarga (family institution), dapat didefinisikan sebagai kelompok yang dipersatukan oleh ikatan perkawinan atau pertalian darah atau adopsi yang terbentuk dalam satu rumah tangga saling interaksi dan berkomunikasi melalui peran-perannya.berdasarkan Undang-undang No 1 tahun 1974 pasal 1 dijelaskan bahwa perkawinan adalah ikatan lahir dan batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal, berdasarkan Ketuhan Yang Maha Esa.
Sedangkan menurut Goode (1987) mendefinisikan pranata keluarga sebagai suatu unsure dalam stuktur sosial yang memiliki karakteristik universal dan dapat ditemukan dalam kehidupan masyarakat. Beberapa karakteristik pranata keluarga menurut Goode adalah :
1). Keluarga terdiri dari orang-orang yang beratu karena ikatan perkawinan, hubungan darah atau adopsi.
2). Suatu keluarga umumnya memiliki anggota keluarga yang hidup bersama-sama dalam satu rumah dan membentuk rumah tangga.
3). Keluarga merupakan satu kesatuan orang-orang yang berinteraksi dengan tradisi masyarakat setempat.
4). Suatu keluarga dapat mempertahankan kebudayaan secara bersama.
b. Peran dan fungsi keluarga
1). Fungsi keagamaan, merupakan suatu keyakinan yang memiliki kaidah, nilai dan norma untuk mengatur kehidupan manusia, secara individu, keluarga, maupun masyarakat.
2). Fungsi kebudayaan adalah wahana untuk membina keluarga untuk dapat menghormati kebudayaan dan pengembangan kebudayaan.
3). Fungsi reproduksi adalah wahana untuk melanjutkan keturunan yang sehat, berencana dan mampu mensejahterakan, penuh iman dan takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
4). Fungsi Ekonomi adalah wahana mengembangkan kemampuan ekonomi secara mandiri sehingga para anggotanya mampu mempertahankan hidup.
5). Fungsi edukatif atau pendidikan, adalah wahana pendidikan pertama dan utama mempersiapkan generasi yang lebih baik.
  1. Pranata Ekonomi
a. Definisi
Pranata ekonomi adalah seperangkat norma atau aturan-aturan yang dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat.
b. Peran pranata ekonomi dalam mengatur pola ekonomi manusia adalah sebagai berikut :
1). Pengaturan produksi barang dan jasa
Produksi mencakup kegiatan untuk membuat suatu barang semakin bermanfaat baik secara langsung maupun tidak langsung untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Misalnya, produksi gula. Gula mempunyai manfaat dari pada tebu. Untuk melakukan proses produksi diperlukan unsur-unsur produksi berupa tenaga kerja, modal, dan tentu saja bahan mentah atau bahan baku.
2). Fungsi distribusi barang dan jasa
Distibusi adalah proses penyaluran barang dan jasa dari produsen��� konsumen. Penyaluran barang dan jasa dapat dilakukan secara langsung, yaitu dari produsen ke konsumen, dapat juga melalui pelantara.
3). Fungsi konsumsi barang dan jasa
Suatu kehidupan dikatakan layak jika kebutuhan barang dan jasa dapat terpenuhi. Hidup layak sangat tergantung pada tiga factor: pendapatan, tersedianya barang dan jasa, serta tingkat harga barang dan jasa.
  1. Pranata politik
    1. Definisi
Pranata politik adalah upaya atau kegiatan partai politik sebagai organisasi kemasyarakatan yang memiliki cirri khas tersendiri dan bertujuan untuk mendapatkan kekuasaan dengan berbekal ilmu kenegaraan atau tata Negara.
  1. Peran dan Funsi Pranata Politik
Untuk memenuhi kebutuhan manusia demi memperjuangkan dan melaksanakan kedaulatan rakyat melalui badan legeslatif, eksekutif dan yudukatif untuk mengembangkan dan membina masyarakat ke arah kesejahteraan, ketertiban, dan ketentraman hidup.
  1. Pranata pendidikan
    1. Definisi
Menurut undang-undang RI No 20 tahun 2003 pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran dan latihan bagi peranannya� di masa yang akan datang. Satuan pendidikan meliputi pendidikan sekolah dan jalur� luar sekolah.
  1. Peranan dan fungsi pranata pendidikan
Fungsi pranata pendidikan dalam masyarakat adalah sebagai berikut :
1)����� Fungsi manifest, yaitu fungsi yang memiliki peranan membantu seseorang agar mampu secara mandiri mencarai nafkah dan mengembangkan potensinya dalam memenuhi kebutuhan pribadi bersama dengan proses pembangunan.
2)����� Fungsi laten, yaitu dimana pendidikan dapat menjadi masyarakat tahu akan fungsi yang dimaksud, tapi masyarakat tidak menyadari atau seolah-olah tidak tahu. Misalnya: hasil lulusannya berkualitas rendah akan mengakibatkan tenaga kerja tidak siap memasuki dunia pendidikan
  1. Pranata Agama
  1. Definisi
Pranata agama adalah seperangkat aturan yang mengatur kehidupan manusia, baik manusia dengan sesame mahluk lainnya maupun dengan penciptanya.
  1. Peranan pranata agama
Beberapa fungsi agama yang dapat kita bahas adalah fungsi manifest dan fungsi laten dari agama.
1). Fungsi manifes agama adalah pendidikan agama yang disampaikan bersifat pernyataan terbuka, sarat muatan dan dapat dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat melalui doktrin, ritual, dan perilaku.
2). Fungsi laten agama dalah pendidikan agama yang sebagian kegiatannya tanpa disadari dapat berkembang menjadi pendorong munculnya kegiatan lainnya karena sifatnya tersembunyi, misalnya pada saat pertemuan atau kegiatan keagamaan yang melibatkan banyak umat, mereka umumnya ingin tampil dengan pakaian yang rapi.
  1. Pranata Pelayanan Sosial dan Kesahatan
Befungsi untuk memenuhi kebutuhan melayani warga masyarakat yang terlantar dan membutuhkan pertolongan serta memenuhi kebutuhan masyarakat akan pemeliharaan kesehatan, kebugaran jasmani, termasuk kecantikan.
  1. Pranata Seni dan Kreasi
Berfungsi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan penghayatan seni dan pemulihan kesegaran jasmani dan mental. Pranata pembantunya, antara lain : seni rupa, seni musik, seni tari, seni teatre, seni sastra, olah raga, wisata dan hiburan lainnya.
  1. Pranata Ilmiah
Berfungsi memenuhi kebutuhan masyarakat mengembangkan ilmu dan menerapkannya serta menerapkan hasil ilmu dalam bentuk teknologi dan menerapkannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Prana pembantunya, antara lain : penelitian dan pengembangan ilmu dasar, pengembangan dan penerapan ilmu terapan, pengembangan dan penelitian teknologi tepat guna, teknologi tinggi, teknologi pertanian, teknologi penerbangan, dan teknologi komunikasi satelit..

Liat materi flash nya disini